Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli sekaligus Ketua Panitia Seleksi, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, yang dalam arahannya menegaskan bahwa seleksi ini menerapkan prinsip the right man on the right place untuk mencari pemimpin OPD yang bervisi, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan. Pejabat yang terpilih nantinya dituntut menjawab tantangan nyata daerah, mulai dari digitalisasi pelayanan, pengentasan kemiskinan ekstrem, penekanan inflasi tinggi di wilayah kepulauan, penataan kota, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sekda juga menjamin seluruh proses asesmen berjalan secara transparan kepada publik, akuntabel, objektif berdasarkan rekam jejak tanpa titipan, serta non-diskriminatif bagi semua ASN tanpa memandang gender maupun asal daerah.
Melalui pelaksanaan ujian ini, seluruh peserta diwajibkan menyusun makalah yang solutif bukan sekadar retorika serta mempresentasikan rencana kerja atau roadmap konkret sebagai bukti kesiapan instansi dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Gunungsitoli.
Gunungsitoli.co.id/Ozi


