Dalam amanatnya, Wali Kota Gunungsitoli menekankan pentingnya sikap, disiplin, dan tanggung jawab bagi setiap ASN dalam menjalankan kewajiban sebagai abdi negara. Beliau menegaskan bahwa dedikasi dalam bekerja merupakan fondasi utama bagi kelangsungan roda pemerintahan yang bersih dan berwibawa di Kota Gunungsitoli.
Selain aspek kedinasan, Sowa'a Laoli secara khusus menyoroti fenomena sosial yang sedang berkembang. Beliau mengingatkan seluruh pegawai untuk senantiasa menjaga karakter moral dan martabat, terutama menyikapi maraknya informasi di media sosial mengenai kasus perselingkuhan yang melanda kalangan ASN belakangan ini. Beliau menghimbau agar seluruh ASN mampu menjaga kehormatan diri dan keluarga sebagai cerminan aparatur negara yang patut diteladani oleh masyarakat luas.
Pada upacara rutin ini, Wali Kota Gunungsitoli turut didampingi oleh Imel Mendrofa, siswi SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi yang merupakan Juara 1 Lomba Pidato "Sehari Menjadi Wali Kota" tingkat SMP. Kehadiran siswi berprestasi di atas podium pembina upacara tersebut merupakan bentuk nyata apresiasi pemerintah terhadap potensi serta prestasi generasi muda di Kota Gunungsitoli.
Menutup arahannya, Wali Kota menginstruksikan seluruh ASN untuk turut andil dan mengambil bagian dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara Hari Jadi Kota Gunungsitoli yang ke-348. Partisipasi aktif semua pihak diharapkan dapat membawa semangat kebersamaan dalam memperingati sejarah dan kemajuan daerah.
Gunungsitoli.co.id/Ozi


