Kompetisi berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan menampilkan kemampuan terbaik para Polisi Cilik dalam baris-berbaris, formasi, koreografi, disiplin, kekompakan, kepemimpinan, hingga kreativitas penampilan. Seluruh peserta merupakan hasil pembinaan berkelanjutan dari masing-masing Polres sebagai bagian dari pendidikan karakter dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Polres Ogan Komering Ulu berhasil meraih predikat Juara Umum dengan penampilan yang unggul pada berbagai aspek penilaian. Posisi Juara II diraih Polres Ogan Komering Ulu Selatan, sedangkan Juara III diraih Polres Prabumulih.
Pada kategori Juara Harapan, Polres Ogan Komering Ulu Timur meraih Juara Harapan I, disusul Polres Muara Enim sebagai Juara Harapan II, Polres Pagar Alam sebagai Juara Harapan III, dan Polres Ogan Komering Ilir sebagai Juara Harapan IV.
Sementara itu, penghargaan khusus diberikan kepada Polres Banyuasin sebagai Musik Terbaik, Polres Musi Banyuasin sebagai Kostum Terbaik I, Polres Penukal Abab Lematang Ilir sebagai Kostum Terbaik II, Polres Ogan Ilir sebagai Kostum Terbaik III, Polres Lubuklinggau sebagai Koreografi Terbaik I, Polres Musi Rawas Utara sebagai Koreografi Terbaik II, Polrestabes Palembang sebagai Koreografi Terbaik III, Polres Musi Rawas sebagai Danton Terbaik Putra, Polres Empat Lawang sebagai Danton Terbaik Putri, serta Polres Lahat sebagai Juara Favorit.
Program Polisi Cilik merupakan salah satu strategi pembinaan masyarakat yang secara konsisten dikembangkan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel. Melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan, anak-anak diperkenalkan pada nilai disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini.
Program ini juga mendukung upaya menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan. Para Polisi Cilik diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan, teladan di lingkungan sekolah maupun keluarga, sekaligus agen perubahan yang menumbuhkan kesadaran hukum di tengah masyarakat.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Maesa Soegriwo, S.I.K., S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi, semangat, dan disiplin selama mengikuti perlombaan.
“Lomba Polisi Cilik bukan semata-mata mencari juara. Yang jauh lebih penting adalah menanamkan karakter disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, dan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan menjadi pelopor keselamatan di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Maesa Soegriwo, S.I.K., S.H.
Kepala Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan AKBP Farida Aprillah, S.H., selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa tingginya kualitas penampilan seluruh kontingen menunjukkan keberhasilan pembinaan Polisi Cilik yang dilakukan oleh seluruh Polres jajaran.
“Kami mengapresiasi seluruh Polres dan Polrestabes yang telah melakukan pembinaan secara serius. Seluruh peserta telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Polisi Cilik di seluruh wilayah Sumatera Selatan,” ujar AKBP Farida Aprillah, S.H.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa program Polisi Cilik merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya hukum dan keselamatan berlalu lintas di Indonesia.
“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, serta kepatuhan terhadap hukum kepada generasi penerus bangsa. Anak-anak Polisi Cilik hari ini bukan hanya sedang mengikuti perlombaan, tetapi sedang dipersiapkan menjadi generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan ketertiban masyarakat. Itulah investasi terbaik Polri bagi masa depan Indonesia,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Polda Sumatera Selatan akan terus mengembangkan program pembinaan Polisi Cilik secara berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi dalam membangun sumber daya manusia unggul, memperkuat budaya tertib berlalu lintas, serta mewujudkan generasi Indonesia yang disiplin, berintegritas, dan berjiwa pemimpin. (M. Efendi)


