Dalam arahannya Camat Mazinö, Joni Zamili, S.E., M.A.P., membacakan secara rinci rekam jejak sejarah pembentukan wilayah yang kini resmi dikenal sebagai Kecamatan Mazinö Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pembentukan kecamatan ini berawal dari gagasan awal pada tahun 1998 saat wilayah ini masih berada di bawah naungan Kabupaten Nias dengan sebutan nama TOMA (singkatan dari To'ene Asi Mazino). Perjuangan panjang tersebut kemudian digagas dan diperjuangkan kembali pada tahun 2006 oleh para tokoh yang sama hingga Kabupaten Nias Selatan resmi mekar menjadi kabupaten otonom pada tahun 2009.
Dalam penyampaiannya, Camat memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para tokoh pelopor pendiri yang telah berjuang gigih menghadirkan Kecamatan Mazinö, Penghormatan khusus disampaikan kepada para tokoh penggagas awal tahun 1998 yang masih hidup dan juga kembali menjadi penggagas pemekaran pada tahun 2006, di antaranya Motano Zamili, Folakhomi Zamili, Sarieli Salawazo dan Yanto Gohae (yang juga sempat memimpin sebagai Camat Mazinö), serta Joni Zamili sendiri. doa dan rasa hormat yang mendalam turut diperuntukkan bagi para perintis lainnya yang kini telah berpulang (almarhum).
"Perjuangan pembentukan kecamatan ini telah melalui perjalanan panjang, mulai dari cetusan awal tahun 1998 dengan nama TOMA (To'ene Asi Mazino), hingga kami gagas kembali pada tahun 2006. Para tokoh penggagas 1998 yang masih hidup hingga saat ini, seperti Bapak Motano Zamili, Bapak Folakhomi Zamili, Bapak Sarieli Salawazo, dan Bapak Yanto Gohae, adalah sosok yang juga konsisten memperjuangkan pemekaran ini di tahun 2006. Semangat beliau semua, serta jasa para almarhum perintis lainnya, harus terus kita jaga dan teladani demi kemajuan Kecamatan Mazinö di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara," ujar Camat Mazinö dalam amanatnya.
Suasana perayaan semakin meriah saat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) menampilkan aksi defile langkah tegap dengan presisi yang memukau ratusan warga serta peserta upacara yang memadati lokasi.
Usai pelaksanaan upacara, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Camat Mazinö, Joni Zamili, S.E., M.A.P., beserta jajaran Forkopimca, pimpinan instansi, aparatur sipil negara (ASN), dan seluruh anggota Paskibra Kecamatan Mazinö didepan panggung utama.
Rangkaian kegiatan HUT RI di Desa Hilizalootano ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan antarwarga, mengenang sejarah panjang pejuang daerah sejak 1998 dan 2006, serta memupuk jiwa kedisiplinan generasi muda di Kabupaten Nias Selatan.
KETERANGAN FOTO (CAPTION):
"Aksi defile Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) saat melintas penuh kedisiplinan di hadapan para peserta upacara pada Peringatan HUT ke-81 RI di halaman Desa Hilizalootano, Kecamatan Mazinö Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Senin (17/8/2026)." {Mr. Ozi}


